Banyak hal yang kurang kita sadari dalam berkendara, tulisan kali ini akan membahas mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kenyamanan dan keamanan dalam berkendara.
Hal-hal yang dalam mengemudi yaitu medical check up, mengetahui manajemen kelelahan atau mengantuk, kadar alkohol yang menyebabkan ketidaksadaran dan obat-obatan yang dikonsumsi sehingga mempengaruhi seseorang dalam berkendara.
Mengapa Harus Dilakukan Medical Checkup?
Hal ini diperlukan untuk mengetahui kesehatan pengemudi yakni meliputi permasalahn fisik dan juga kesehatan mata. Untuk mengetahui kesehatan mata ini dapat dilakukan melalui tes pengelihatan yang dilakukan setiap 5 tahun sekali setelah usia 45 tahun dan setiap tahun untuk usia 65 tahun
Manajemen Kelelahan/ Mengantuk
Manajemen kelelahan atau mengantuk perlu diketahui karena bekerja sebagai pengemudi cukup melelahkan sehingga diperlukan waktu untuk menyegarkan diri selama mengemudi terutama jika mengemudi pada waktu yang lama hingga lebih dari 2 jam. Berikut hal yang perlu dilakukan untuk mencegah atau mengurangi keletihan atau mengantuk:
- Merencanakan waktu mendapatkan istirahat yang cukup.
- Tidur yang cukup sebelum bekerja (± 8 jam)
- Jangan memulai perjalanan jika lelah.
- Jangan menyetir jika tidak fit 100%
- Jangan pernah menyetir dalam pengaruh alkohol atau obat-obatan.
- Hindari makan yang berat sebelum menyetir.
- Tetap terjaga – Ingatlah bahwa pada pukul 14.00 hingga 16.00 adalah waktu yang membuat orang sangat mengantuk demikian juga pada waktu dini hari.
- Buatlah udara agar tetap bersirkulasi dengan baik – tapi ingat bahwa udara dingin dapat mengurangi kantuk yang ada.
Jika dalam perjalanan pengemudi mengantuk, berhenti sejenak dan minum minuman yang mengandung kafein tinggi lalu tidur selama 15 menit untuk menunggu pengaruh kafein bekerja.
“Tidak ada obat yang mujarab untuk kelelahan dan mengantuk selain Tidur!!! “
Kadar Alkohol
Di Inggris Raya, mengemudi setelah meminum alkohol adalah pelanggaran hukum demikian juga di Amerika Serikat. Pembatasan kadar alkohol di Inggris Raya adalah sebagai berikut:
- Level alkohol dalam pernafasan melebihi 35μg/100mL.
- Level alkohol dalam darah melebihi 80mg/100mL.
- Level alkohol dalam urin melebihi 107mg/100mL.
Hal yang paling baik adalah TIDAK mengkonsumsi alkohol sebelum mengemudi paling tidak 24 sebelum mengemudi dikarenakan efek dari alkohol adalah mengurangi kecepatan reaksi kita dalam menilai kecepatan dan jarak. Bahkan sedikit saja mengkonsumsi alkohol dapat MENINGKATKAN resiko mengantuk sewaktu menyetir tapi MENURUNKAN kewaspadaan untuk tidak mengantuk.
Obat-obatan
Mengemudi dalam pengaruh obat-obatan dianggap melanggar hukum dan pelanggaran ini disamakan dengan mengemudi dalam keadaan mabuk. Beberapa obat-obatan dapat memberikan efek samping meengantuk dan mengurangi konsentrasi, karena itu selalu membaca label sebelum meminum obat.
“ Jangan mengemudi pada saat anda sakit”
No comments:
Post a Comment